Mahasiswa UINSUNA Raih Mendali Emas Cabang Da'i Mahasiswa di PKM IV PTKIN Se-Sumatera
www.uinsuna.ac.id — Mahasiswa UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Jihan Fanyra, berhasil meraih medali emas pada cabang Da’i Mahasiswa pada Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) IV PTKIN Se-Sumatera yang berlangsung di UIN Raden Fatah Palembang, 29 September hingga 2 Oktober 2026.
Prestasi tersebut diraih setelah melalui rangkaian kompetisi yang cukup menantang, mulai dari tahap seleksi video hingga persiapan menuju babak final dalam waktu relatif singkat. Ia juga harus bersaing dengan mahasiswa dari berbagai PTKIN se-Sumatera yang dinilai memiliki kemampuan dakwah yang kuat.
“Jujur, saya tidak menyangka bisa meraih medali emas. Prosesnya cukup menantang, mulai dari seleksi video hingga persiapan menuju final dalam waktu yang singkat,” ujar Jihan.
Bagi Jihan, capaian tersebut tidak hanya menjadi sebuah kemenangan dalam kompetisi, tetapi juga menjadi pengalaman untuk belajar, meningkatkan keberanian, dan membangun kepercayaan diri dalam mengembangkan potensi yang dimilikinya.
“Bagi saya, pencapaian ini bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga tentang proses belajar, keberanian, dan kepercayaan untuk terus mengembangkan diri,” katanya.
Pembina Da’i Mahasiswa UINSUNA Lhokseumawe, Dr. Rizki Wahyudi, mengatakan keberhasilan Jihan merupakan hasil dari proses pembinaan dan persiapan yang dilakukan sebelum mengikuti kompetisi. Proses tersebut mencakup latihan, pembinaan, evaluasi, hingga persiapan mental agar Jihan mampu tampil secara optimal.
“Alhamdulillah, kita bersyukur Jihan mampu memberikan penampilan terbaik hingga meraih Juara I. Ini tentu merupakan hasil dari proses latihan, pembinaan, evaluasi, dan kesiapan mental yang dilakukan sebelum mengikuti perlombaan,” ujar Dr. Rizki.
Menurut Dr. Rizki, prestasi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai pencapaian dalam sebuah perlombaan, tetapi menjadi momentum bagi Jihan untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang dakwah. Seorang dai mahasiswa, kata dia, tidak cukup hanya menguasai kemampuan berbicara di depan publik.
“Menjadi dai mahasiswa tidak cukup hanya memiliki kemampuan berbicara. Seorang dai harus mampu mengemas pesan Islam secara bijak, komunikatif, dan relevan dengan kehidupan masyarakat, tanpa kehilangan substansi nilai-nilai Islam,” Jelasnya.
Ia berharap prestasi Jihan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa UINSUNA Lhokseumawe lainnya untuk berani tampil dan mengembangkan potensi masing-masing. Menurutnya, lingkungan kampus memiliki banyak mahasiswa dengan kemampuan yang perlu terus mendapatkan ruang untuk dikembangkan.
“Mudah-mudahan prestasi ini menjadi motivasi bagi Jihan untuk terus belajar dan bagi mahasiswa lainnya untuk berani mengembangkan kemampuan mereka. Kampus memiliki banyak mahasiswa yang memiliki potensi luar biasa dan perlu terus diberikan ruang untuk berkembang,” tuturnya.
Selain Jihan Fanyra Juga Ada beberapa mahasiswa UINSUNA lainnya yang berhasil meraih juara, Antara lain Nanda Alifa dan Cut Fatin Fajriani sebagai Juara III Karya Tulis Ilmu Sosial; Lutfiyani sebagai Juara IV Kaligrafi Digital; Fadhil Aulia Farisky sebagai Juara V Fotografi Jurnalistik; Elvina Zuhra sebagai Juara V Hifzil Quran 10 Juz; serta Miftahul Jannah sebagai Juara VI Hifzil Quran 20 Juz.(HI)