UIN SUNA Lhokseumawe Tandatangani Komitmen SDGs pada Lokakarya UI GreenMetric, Perkuat Kampus Hijau dan Inklusif

www.uinsuna.ac.id - Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe memperkuat komitmennya dalam pengembangan kampus berkelanjutan melalui penandatanganan Piagam Komitmen Bersama Implementasi Sustainable Development Goals (SDGs). Penandatanganan tersebut dilakukan dalam Lokakarya UI GreenMetric melalui Inisiatif Green Campus di Convention Hall UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Rabu (29/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Hartanti Dewi, S.ST., M.M., hadir sebagai delegasi LPPM UIN SUNA Lhokseumawe untuk menandatangani piagam bersama dengan 59 perwakilan perguruan tinggi lain dari seluruh Indonesia. Piagam ini memuat komitmen bersama mewujudkan pembangunan berkelanjutan melalui manusia inklusif dan sejahtera, lingkungan lestari dan inovasi, serta tata kelola dan kemitraan global.

Lokakarya yang mengusung tema “Integrasi UI GreenMetric dalam Mewujudkan Kampus Hijau Berbasis Ekoteologi” ini diikuti oleh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) se-Indonesia sebagai upaya membangun kampus hijau berbasis nilai-nilai keislaman.

Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof. Noorhaidi, S.Ag., M.A., M.Phil., Ph.D, saat membuka acara menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam membangun kesadaran ekologis yang berlandaskan nilai keislaman.

“Kampus tidak hanya menjadi pusat pendidikan dan penelitian, tetapi juga harus menjadi teladan dalam penerapan prinsip keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Chairperson UI GreenMetric, Dr. Vishnu Juwono, S.E., M.I.A., menjelaskan posisi strategis UI GreenMetric sebagai instrumen global dalam mengukur komitmen keberlanjutan lingkungan di perguruan tinggi.

“Indikator UI GreenMetric menjadi acuan penting dalam menilai kesiapan kampus menuju transformasi hijau yang terukur dan berkelanjutan,” kata Vishnu.

Sementara itu, Inspektur Jenderal Kementerian Agama RI, H. Khairunas, S.H., M.H., yang hadir sebagai keynote speaker menekankan bahwa integrasi nilai keberlanjutan lingkungan dalam tata kelola PTKI merupakan tanggung jawab moral dan institusional. Menurutnya, isu lingkungan kini telah menjadi agenda bersama seluruh institusi pendidikan tinggi.

Rangkaian lokakarya diisi dengan pemaparan materi dari para pakar lintas perguruan tinggi mengenai indikator UI GreenMetric secara komprehensif. Pembahasan mencakup aspek setting and infrastructure, energy and climate change, pengelolaan limbah (waste), air (water), transportasi, hingga pendidikan dan riset, serta sesi diskusi penulisan buku internasional.

Merespons hal tersebut, Rektor UIN SUNA Lhokseumawe, Prof. Danial, menyambut positif penandatanganan piagam ini sebagai langkah strategis menuju internasionalisasi kampus. Ia menyatakan bahwa komitmen ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui praktik berkelanjutan yang inklusif.

“Kami siap berkolaborasi untuk mewujudkan kampus hijau yang berdampak positif bagi lingkungan dan generasi mendatang,” tegas Prof. Danial. (NA)

Share this Post