Kawal Kampus Inklusif, PSGA UIN SUNA Lhokseumawe Tunjuk Delapan Duta Gender dan Anak

www.uinsuna.ac.id – Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe resmi mengukuhkan delapan mahasiswa terbaik sebagai Duta Gender dan Anak (DGA) Tahun 2026. 

Pengukuhan yang berlangsung di Ruang Rapat Biro Rektorat tersebut menjadi langkah strategis kampus dalam memperkuat upaya perlindungan hak anak, mendorong kesetaraan gender, serta menciptakan lingkungan akademik yang aman dan bebas dari kekerasan.

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Dr. Muhammad Anggung Manumangso Prasetyo, M.Pd.I., menyampaikan bahwa pengukuhan DGA 2026 merupakan bentuk keberlanjutan komitmen PSGA dalam mengawal isu-isu gender dan perlindungan anak di lingkungan perguruan tinggi.

“Pengukuhan ini menandai komitmen PSGA melanjutkan amanah untuk mengawal hak-hak anak, mendorong kesetaraan, serta mewujudkan ruang akademik yang aman dan bebas dari segala bentuk kekerasan,” ujarnya.

Lebih lanjut, proses pemilihan DGA dilakukan melalui mekanisme rekrutmen yang transparan dan akuntabel. Seluruh peserta yang mendaftar diwajibkan mengikuti serangkaian tahapan seleksi yang ketat sebelum ditetapkan sebagai DGA 2026.

“Melalui mekanisme rekrutmen yang transparan dan akuntabel, seluruh pendaftar wajib melewati serangkaian seleksi ketat, mulai dari penyaringan administrasi yang mendalam hingga uji gagasan serta kematangan mental dalam sesi wawancara tatap muka,” katanya.

Dari seluruh peserta yang mengikuti proses seleksi, terpilih delapan mahasiswa terbaik yang dinilai memiliki komitmen, kapasitas, dan integritas tinggi untuk mengemban peran sebagai Duta Gender dan Anak UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe.

“Kedelapan mahasiswa ini ditunjuk sebagai representasi resmi dari setiap fakultas di lingkungan UIN Sultanah Nahrasiyah, dengan rincian dua perwakilan FTIK, dua perwakilan FUAD, tiga perwakilan FEBI, dan satu perwakilan FASYA,” jelasnya.

Adapun delapan mahasiswa yang dikukuhkan sebagai Duta Gender dan Anak Tahun 2026 terdiri atas Amalia dan Agustria Asria Dewi sebagai perwakilan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Fadla Alfi sebagai perwakilan Fakultas Syariah (FASYA), Asri Lestari dan Najwa Syifa sebagai perwakilan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD), serta Intan Darul Khairat, Malika Naisya Fatihah, dan Rizki Fareza sebagai perwakilan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI).

Melalui pengukuhan tersebut, DGA diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang aktif menyosialisasikan nilai-nilai kesetaraan gender, perlindungan anak, serta pencegahan berbagai bentuk kekerasan di lingkungan kampus. Kehadiran mereka juga diharapkan dapat memperkuat program-program PSGA dalam mewujudkan budaya akademik yang inklusif, aman, dan ramah bagi seluruh sivitas akademika. (HI)

Share this Post